Sidakcepatnews, Medan ][ Komitmen Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dalam memberantas praktik perjudian dan peredaran narkoba dinilai sebagian warga belum merata. Warga menilai masih ada lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas judi dan peredaran narkoba yang hingga kini belum tersentuh penindakan.
Lokasi dimaksud berada di kawasan Tj selamat Kec. Sunggal Di wilayah itu disebut masih beroperasi arena permainan judi tembak ikan, dingdong, serta aktivitas peredaran sabu-sabu.


Sejumlah warga sunggal yang ditemui wartawan, Rabu (15/1/2026), menyebut sedikitnya terdapat empat titik lokasi yang ramai aktivitas perjudian dan peredaran narkoba.
1. di kawasan desa suka maju, ada satu unit mesin judi.
2. Perumahan grand surya kencana jln bandar meriah
3. Sei semayang serba jadi
4. Sei semayang Sumber melati
dan narkoba sejenis sabu- sabu sangat mudah diperoleh. Lokasi tepatnya di bantalan rel kereta api dan baru juga di bumi hanguskan tetapi kian berdiri kembali kata beberapa warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga mengapresiasi penggerebekan yang telah dilakukan Polrestabes Medan dalam beberapa waktu terakhir di sejumlah lokasi lain. Namun mereka mempertanyakan mengapa kawasan sunggal Sei semayang disebut kembali berdiri kokoh
“Padahal lokasinya hampir setiap hari buka dan ramai. Dampaknya, kriminalitas meningkat. Kami berharap Kapolrestabes Medan tidak tebang pilih,” ucap warga tersebut.
Warga khawatir penegak hukum terkecoh bahwa aktivitas judi dan narkoba hanya berada di sekitar kota, padahal, menurut mereka, lokasi yang lebih besar justru berada di kawasan sunggal.
Wilayah yang disebut warga tersebut masuk dalam hukum Polsek Medan sunggal di bawah Polrestabes Medan. Kawasan itu dikabarkan pernah digerebek pada 2025 lalu, namun diduga informasi operasi sempat bocor sehingga bandar dan pengelola tidak berhasil diamankan.
Hingga berita ini diterbitkan, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak belum memberikan keterangan terkait informasi ini. Begitu pula kepada Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafly Yusuf Nugraha. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan. (Jonsis/tim)






