Rumpin – SidakCepatNews.com, Bogor | Pelatihan Pembinaan Kesadaran Bela Negara bagi pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, resmi ditutup pada Jumat, 12 Desember 2025.
Sebanyak 75 peserta dinyatakan telah menuntaskan seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lima hari.
Upacara penutupan digelar di Aula Bela Negara Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Pertahanan Kemhan dengan suasana khidmat. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan Kemhan Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, S.E., M.H.I. selaku Inspektur Upacara menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemda Kabupaten Barito Kuala yang telah bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan (BPSDM HAN) Kementerian Pertahanan dan para Alumni bela negara yang telah mengikuti pelatihan ini dengan penuh kesungguhan dan antusias yang tinggi untuk menggali pengetahuan dan keterampilan bela negara yang diberikan selama pelatihan.
Selama pelatihan, para pejabat struktural mendapatkan berbagai materi strategis, antara lain perkembangan lingkungan strategis, pengantar bela negara, nilai dasar bela negara, konsensus dasar bangsa, keamanan nasional, sistem pertahanan semesta, anti korupsi dan gratifikasi, manajemen konflik, dan kepemimpinan bela negara. Selain itu untuk memperkuat kemampuan kerjasama, meningkatkan kedisiplinan, dan meningkatkan kemampuan problem solving dalam situasi tekanan para peserta, mereka menerima materi lapang dalam bentu building learning commitment, caraka malam, dan api semangat bela negara.
Dalam amanat penutupannya, Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan menegaskan bahwa pejabat struktural berada di garis depan dalam mendorong masyarakat untuk memahami pentingnya mempertahankan dan menjaga kedaulatan bangsa dan meminta kepada setiap peserta untuk membagikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ini kepada jajaran bawah, masyarakat, serta komunitas di daerah.
Pelatihan ini juga dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Barito Kuala, terutama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, responsif, dan berintegritas.







