Total Panjang 120 M Lebar 7 Meter Jembatan Aek Batahan Madina Terus Dikebut Satker PJN III BBPJN Sumut

Sidakcepatnews }{ Mandailing Natal – Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara, Hardy Siahaan, melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Jembatan Aek Batahan di Kabupaten Mandailing Natal pada Rabu, 20 Mei 2026.

Kunjungan tersebut turut didampingi Kabid Preservasi II Agung Setyawan, Kasatker PUN III Syamsul Rizal, dan PPK 3.3 Provinsi Sumatera Utara Fauzan Lubis. Tujuan utama peninjauan adalah memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana dan standar mutu yang ditetapkan.

Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, progres konstruksi jembatan saat ini telah mencapai 45,7 persen.

Jembatan Aek Batahan dirancang dengan struktur bentang 30 meter + 60 meter + 30 meter, sehingga total panjang mencapai 120 meter dengan lebar 7 meter. Pembangunan juga mencakup jalan akses sepanjang 1,3 kilometer. Untuk struktur pondasi, digunakan tiang pancang dengan kedalaman 39 meter, diameter 80 cm, dan ketebalan 12,7 mm.

Dalam arahannya, Hardy Siahaan menekankan pentingnya menjaga tiga aspek utama dalam pelaksanaan proyek: tepat waktu, tepat biaya, dan tepat mutu.

Ia juga meminta pihak pelaksana PT Bahana Krida Nusantara (BKN) untuk memprioritaskan keselamatan kerja dan memastikan mobilitas masyarakat sekitar tidak terganggu selama proses konstruksi berlangsung.

“Jembatan Aek Batahan merupakan infrastruktur strategis yang akan memperkuat konektivitas masyarakat Mandailing Natal, sekaligus memperlancar akses menuju Pelabuhan Ketek, Natal,” ujarnya.

Dengan rampungnya pembangunan jembatan ini, diharapkan konektivitas antarwilayah di Mandailing Natal semakin meningkat. Infrastruktur tersebut juga diharapkan mampu menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.

(BBPJN Sumut/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan