Alarm Bahaya di Jalur Muro Siloke! Nafsu Tambang Ilegal “Perkosa” Alam Nagari Muaro

Kabupaten Sijunjung – SidakCepatNews.com, Sumbar | Jalur Lintas Muro Siloke kini bukan lagi sekadar jalan penghubung, melainkan saksi bisu kehancuran ekologi yang sistematis.

Aktivitas tambang ilegal di Jorong Subarang Ombak, Nagari Muaro, dilaporkan semakin beringas sejak awal April 2026.

Pantauan di lapangan menunjukkan pemandangan mengerikan : lubang raksasa menganga bak monster yang siap menelan apa saja, sementara Sungai Purba yang dulunya jernih kini berubah menjadi aliran lumpur pekat.

Bukannya mereda, deru mesin dompeng justru semakin bebas “bernyanyi” tanpa izin resmi.

Dampaknya fatal; area resapan air hancur total dan kebun produktif milik warga yang menjadi tumpuan ekonomi kini rata dengan tanah.

Sinyal Hijau Penertiban APK Sudah Dikondisikan!
Kabar angin segar berhembus di tengah kepulan debu tambang. Informasi terbaru mengonfirmasi bahwa pihak Aparat Penegak Kebijakan (APK) telah dikondisikan untuk segera melakukan eksekusi di lapangan.

Langkah ini menjadi titik terang bagi warga yang selama ini merasa suaranya dibungkam oleh hegemoni para pemain tambang gelap.

Tomas sekitar dengan inisial “J” dengan nada geram menegaskan bahwa pihaknya tidak akan lagi menoleransi pembiaran ini. “Surat sudah di meja Nagari dan Dinas terkait.

APK sudah dikondisikan! Kami tuntut tindakan instan sebelum alam ini benar-benar mati dan menelan korban jiwa. Jalan umum hancur, mata air hilang, siapa yang mau tanggung jawab?” tegasnya.

Kejahatan Lingkungan yang Terorganisir?
Tak hanya soal kerusakan fisik, para pelaku tambang ini diduga kuat mengangkangi UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba.

Tanpa standar K3 dan nihil rencana reklamasi, aktivitas ini lebih menyerupai “perampokan” sumber daya alam daripada investasi.

“Kami tidak anti-investasi, tapi kami anti-penjahat lingkungan! Sungai Purba adalah urat nadi kehidupan kami.

Jangan sampai keserakahan segelintir orang mengubur masa depan anak cucu kami di bawah timbunan limbah tambang,” ungkapnya dengan tajam.

Hingga detik ini, alat berat masih terus mengeruk bumi Muaro. Masyarakat kini menagih janji pemerintah daerah dan DLH:

Hentikan seluruh operasi ilegal tanpa pandang bulu. Sebelum perizinan keluar
Pulihkan ekosistem Sungai Purba yang telah tercemar.

Negara tidak boleh kalah oleh premanisme tambang.

Jika penertiban ini gagal, maka kredibilitas penegak hukum dipertaruhkan di atas tanah Jorong Subarang Ombak yang kian kritis.

Lindungi Alam Nagari Muaro, Selamatkan Sungai Purba, Tolak Tambang Ilegal. Ungkap J.

Bersambung…

#NoViralNoJustice
#DprRi
#SatgasMabes
#GubernurSumbar
#PoldaSumbar
#KodamXX/Tib

Alarm Bahaya di Jalur Muro Siloke! Nafsu Tambang Ilegal "Perkosa" Alam Nagari Muaro
(Tim/Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan