Satker PJN IV BBPJN Sumut Pastikan Proyek IJD di Ruas Biru-Biru-Penen Rampung Maret 2026

SidakcepatNews, Biru-Biru — Harapan panjang masyarakat Kecamatan Biru-biru, Kabupaten Deli Serdang, untuk memiliki akses jalan yang layak akhirnya mulai terwujud. Pembangunan Inpres Jalan Daerah (IJD) sepanjang 2,9 kilometer yang menghubungkan Desa Sarilaba Jahe–Desa Penen dipastikan rampung pada Maret 2026.

Kepastian itu disampaikan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara melalui Satker PJN IV, Rahmad Parulian, ST., MT, bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.4 Juanda, saat ditemui wartawan, Selasa (13/1/2026).

“Proyek Inpres Jalan Daerah ini dikerjakan oleh CV Global Mandiri  berbiaya 10 Milliar lebih dengan skema multiyears atau lebih dari satu tahun anggaran,” ujar Rahmad.

Menurutnya, pelaksanaan proyek saat ini terus dipacu dengan tetap mengutamakan mutu pekerjaan agar target pengaspalan (hotmix) dapat diselesaikan sebelum batas waktu yang ditetapkan.

“Untuk badan jalan, pengaspalan sudah terealisasi sekitar 1,5 kilometer. Sementara pekerjaan drainase sebagian besar telah rampung untuk mencegah genangan air,” jelasnya.


Selain itu, pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) juga tengah dilakukan dengan panjang mencapai sekitar 200 meter, disesuaikan dengan kebutuhan teknis di titik-titik rawan.

“Penempatan TPT atau drainase ditentukan berdasarkan kondisi lapangan. Hingga saat ini, progres keseluruhan pekerjaan sudah mencapai 60 persen,” pungkas Rahmad.

Di sisi lain, masyarakat setempat menyambut pembangunan tersebut dengan antusias. Warga mengaku bersyukur setelah bertahun-tahun harus beraktivitas dengan kondisi jalan yang rusak dan sulit dilalui.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum, yang akhirnya memperbaiki jalan di kampung kami. Sudah lama kami menanti,” ujar salah seorang warga.

Warga berharap, proyek perbaikan jalan ini tidak hanya mempermudah mobilitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat ke depan.

Dengan progres pembangunan yang terus menunjukkan peningkatan signifikan, jalan penghubung antar desa ini diharapkan menjadi urat nadi transportasi, mempercepat distribusi hasil pertanian, memperlancar aktivitas ekonomi, serta membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat Kecamatan Biru-biru dan sekitarnya.

(Red)

Pos terkait